Menulis, susah-susah gampang. Ya, Anda tidak salah membaca. Memang sengaja demikian. Bukan gampang-gampang susah.
Semua butuh proses. Tidak langsung jadi. Dituang air panas, langsung siap saji. Itu mah mie gelas. Hihihi…
Dalam menulis, proses diperlukan. Tidak melulu soal bakat. Perlu kerajinan. Atau malah keranjingan. Meski dalam beberapa kasus, memang ada yang langsung mengalir. Lancar.
Bagi yang (merasa) tidak berbakat menulis, tidak perlu berkecil hati. Rajinlah menulis. Itu salah satu yang ditawarkan Pak Burhan. Dimulai dari menulis perasaan dan perjalanan.
Oke. Ini sekelumit dari saya, yang sedang belajar menulis.
Avatarnya bagus,,
whatever you think, think the opposite,,
that’s right.
Tapi kok tulisannya msh sedikit?
wah ga konsekwen dengan tulisan. buktinya ga nambah2.
Untuk menjadi penulis, modal awalnya “segeralah menulis!” Pokoknya ingin menjadi sesuatu, segeralah berbuat! sekarang juga! (terinspirasi dari sebuah acara tv, apa ya? lupa)
Ya, setidaknya, SEGERA menulis balasan komentar. Seperti ini neh:)
Assalamu’alaikum
belajar bahasa arab online
http://badar. muslim.or.id
silahkan beritahu teman supaya banyak yang mendapat manfaat
@ hasan
Wa ‘alaikum salam
Terima kasih infonya. Lain kali, kalau berkomentar, baiknya baca dulu artikelnya.
Daripada dicap SPAM!:)
Thanks for your attention.